Wayne Rooney Sebut Acara Hiburan Final Piala Dunia 2026 Sampah
Wayne Rooney melontarkan kritik pedas terhadap acara hiburan paruh waktu Final Piala Dunia 2026 live di BBC dan menyebutnya sampah.
Wayne Rooney saat menjadi pandit BBC dalam laga Final Piala Dunia 2026
Komentar Pedas Wayne Rooney
Laga final antara Argentina dan Spanyol berjalan ketat dengan skor 0-0 pada babak pertama. FIFA kemudian menggelar pertunjukan paruh waktu perdana ala Super Bowl untuk menjaga antusiasme penonton. Acara tersebut menampilkan deretan artis papan atas seperti Justin Bieber, Shakira, Burna Boy, Madonna, hingga BTS.
Panelis lain seperti Micah Richards dan Joe Hart memuji penampilan artis favorit mereka saat jeda laga. Namun Rooney justru memiliki pandangan yang sangat bertolak belakang. Rooney berkata, "Jujur saja momen favorit saya adalah saat acara itu selesai, saya suka para artis itu tapi pertunjukan tadi sampah."
Panelis Studio Terkejut
Pernyataan blak-blakan Rooney langsung membuat suasana studio BBC menjadi canggung. Joe Hart dan Micah Richards tampak tidak percaya dengan ucapan mantan rekan setim mereka. Presenter Gabby Logan langsung mengambil alih kendali siaran untuk mencairkan suasana hangat tersebut.
Gabby Logan kemudian merespons komentar ketat tersebut dengan sebuah gurauan di layar kaca. Logan berkata, "Satu hal yang pasti Anda dapatkan di BBC adalah ulasan yang jujur." Pertunjukan paruh waktu ini juga memicu kontroversi karena dianggap melanggar aturan baku sepakbola terkait durasi istirahat.
Pro Kontra di Kalangan Pengamat
Mayoritas suporter sepakbola mengkritik pertunjukan paruh waktu ini karena membuat laga tertunda. Durasi jeda pertandingan membengkak hingga hampir 30 menit dari jadwal normal. Meski demikian tidak semua pengamat sepakbola sepakat dengan opini negatif dari Rooney.
Mantan bek Manchester United Gary Neville justru mengaku menikmati hiburan mewah dari FIFA tersebut. Neville menyampaikan pandangan yang berbeda saat bertugas sebagai pandit di saluran televisi saingan. Neville berkata, "Saya cukup menikmatinya, mari berharap babak kedua berjalan lebih berenergi."
Apakah format pertunjukan paruh waktu seperti ini akan dipertahankan FIFA pada turnamen berikutnya? Progres komersialisasi sepakbola terus menuai perdebatan sengit di kalangan fans tradisional. Bagaimana nasib durasi pertandingan sepakbola modern di masa depan?