Perombakan Besar River Plate Usai Gelaran Piala Dunia 2026
River Plate melakukan perombakan besar dengan melepas banyak pemain. Tim asuhan Eduardo Coudet bersiap menghadapi Aldosivi di Copa Argentina.
Suasana perombakan skuad dan persiapan latihan tim River Plate menjelang kompetisi baru
Pelepasan 15 Pemain Skuad Utama
Manajemen River Plate bergerak agresif dalam memotong jumlah anggota skuad utama mereka. Presiden River Plate Stefano Di Carlo menegaskan langkah radikal ini demi penyegaran tim. Di Carlo berkata, "Akan ada 15 pemain yang keluar dari klub ini."
Beberapa nama besar sudah resmi meninggalkan Stadion Monumental musim ini. Paulo Diaz resmi berlabuh ke Atlanta United dan Maximiliano Meza kembali ke Independiente. Sementara itu, kiper legendaris Franco Armani memilih pulang ke Atletico Nacional setelah mengucapkan perpisahan yang emosional.
Nasib Penggawa Piala Dunia 2026
Sejumlah pemain yang tampil di Piala Dunia 2026 juga ikut terkena dampak pembersihan skuad. Manajemen River Plate memotong masa pinjaman Matias Vina dari Uruguay dan bintang muda Ekuador Kendry Paez. Gelandang Kolombia Kevin Castano juga masuk dalam daftar jual klub.
Pemain lain seperti German Pezzella dan Fabricio Bustos kini harus berlatih terpisah di Cantilo. Mereka menunggu kejelasan masa depan dari agen dan manajemen klub. Langkah ini diambil untuk memberikan ruang bagi strategi baru pelatih Eduardo Coudet.
Persiapan Pramusim di Eropa
Pasukan Eduardo Coudet memilih Alicante di Spanyol sebagai pusat pemusatan latihan pramusim mereka. Tim pelatih memanfaatkan cuaca musim panas Eropa untuk menggenjot fisik para pemain. Coudet sangat mengenal medan tersebut karena pengalaman melatihnya di klub Alaves.
River Plate hanya melakoni satu laga uji coba kompetitif selama berada di Eropa. Mereka bermain imbang 2-2 melawan klub Brasil Flamengo di Stadion Algarve, Portugal. Sebastian Driussi memborong dua gol, sementara kiper muda Santiago Beltran tampil gemilang di bawah mistar.
Mampukah taktik baru Eduardo Coudet membawa River Plate bangkit dari kekalahan final musim lalu? Akankah wajah-wajah baru ini langsung menyatu pada laga krusial malam nanti di Salta?