17 July 2026 Internasional

Paul Scholes Kritik Keras Gaya Main Harry Kane Lawan Argentina

Paul Scholes mengkritik Harry Kane yang terlalu sering turun ke lini tengah saat Inggris kalah 1-2 dari Argentina di semifinal Piala Dunia.

Kekecewaan Harry Kane setelah kekalahan semifinal Piala Dunia melawan Argentina

Kekecewaan Harry Kane setelah kekalahan semifinal Piala Dunia melawan Argentina

Mantan bintang Manchester United mengkritik keras performa Harry Kane saat kalah dari Argentina di semifinal . Scholes menilai kapten Inggris tersebut membuat keputusan keliru dengan terlalu sering turun ke lini tengah untuk mengatur permainan. Argentina sukses menumbangkan Inggris dengan skor 2-1 pada laga hari Rabu malam tersebut.

Kritik Tajam Lini Tengah

mengaku kesal melihat pergerakan yang terlalu jauh meninggalkan posisinya sebagai penyerang tengah. Menurut Scholes, aksi Kane tersebut justru mengacaukan pembagian peran di dalam lapangan. Gelandang Inggris seharusnya berani menegur sang kapten agar tetap berada di lini depan.

Scholes menegaskan, "Jika saya terus melihat penyerang tengah berada di belakang saya, saya akan benci itu. Saya ingin penyerang tengah saya bermain sebagai penyerang tengah." Dia menilai Elliot Anderson dan Declan Rice wajib meminta Kane kembali ke depan guna membongkar pertahanan lawan.

Kekecewaan Terbesar Kane

Inggris sebenarnya sempat memimpin kedudukan lebih dulu lewat gol Anthony Gordon. Namun mampu membalikkan keadaan berkat gol larut dari Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez. Kekalahan menyakitkan ini memupus harapan anak asuh untuk melaju ke partai final.

mengaku sangat terpukul dengan kegagalan skuad Tiga Singa di turnamen bergengsi ini. Kane berkata, "Kami sudah sangat dekat dengan final lainnya tetapi itu tidak cukup." Dia menambahkan bahwa tim telah memberikan segalanya selama tujuh minggu terakhir namun masih kehilangan potongan puzzle terakhir untuk menjadi juara.

Sorotan Taktik Thomas Tuchel

Kritik publik kini tidak hanya mengarah kepada Kane melainkan juga tertuju pada manajer Inggris . Taktik defensif pelatih asal Jerman tersebut dinilai menjadi bumerang bagi tim. Eks asisten pelatih Inggris Jimmy Floyd Hasselbaink ikut mempertanyakan keputusan Tuchel mengubah formasi di tengah laga.

Hasselbaink menilai pelatih sebelumnya tidak akan gegabah menerapkan formasi lima bek saat laga menyisakan 25 menit. Perubahan strategi tersebut justru membuat Inggris kesulitan keluar dari tekanan . Keputusan Tuchel merombak formasi dinilai menghilangkan agresivitas lini serang untuk menekan pertahanan lawan.

Akankah mengubah pendekatannya setelah gelombang kritik pasca Piala Dunia ini? Publik Inggris kini menuntut evaluasi total dari tim kepelatihan. Mampukah mempertahankan posisinya sebagai penyerang utama pada turnamen berikutnya?

Frequently Asked Questions

Mengapa Paul Scholes mengkritik Harry Kane?
Scholes mengkritik Kane karena sang penyerang terlalu sering turun ke lini tengah dan mengabaikan tugas utamanya sebagai ujung tombak.
Berapa skor akhir laga Inggris vs Argentina?
berhasil mengalahkan Inggris dengan skor 2-1 setelah sempat tertinggal lewat gol Anthony Gordon.
Siapa pencetak gol kemenangan Argentina?
Dua gol kemenangan ke gawang Inggris dicetak oleh Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez di akhir pertandingan.
Jihan Adhya
Jihan Adhya
Jurnalis sepak bola yang fokus meliput liga top Eropa dan kompetisi internasional. Berpengalaman meliput pertandingan langsung di berbagai stadion Eropa dan memiliki wawasan mendalam tentang taktik dan strategi permainan.