Argentina Tekuk Inggris 2-1, Guehi Beri Ucapan ke Messi
Argentina melaju ke final Piala Dunia setelah mengalahkan Inggris 2-1. Marc Guehi sempat menghampiri Lionel Messi untuk memberikan ucapan selamat.
Marc Guehi saat menghampiri Lionel Messi yang sedang melakukan sesi wawancara setelah laga Argentina vs Inggris
Tensi Tinggi Sejak Awal Laga
Wasit meniup peluit untuk 19 pelanggaran hanya pada babak pertama. Argentina melakukan 12 pelanggaran dan Giuliano Simeone menjadi pemain yang paling sering melanggar lawan. Namun, sang pengadil lapangan tidak mengeluarkan kartu kuning untuk pemain tersebut.
Perseteruan berlanjut setelah peluit panjang berbunyi di lapangan. Jude Bellingham terlihat memukul bagian belakang kepala Valentin Barco hingga memicu keributan antar-pemain. Nicolas Otamendi dan Morgan Rodgers ikut terlibat sebelum dilerai oleh James Trafford dan Dean Henderson.
Aksi Berkelas Marc Guehi
Bek Inggris Marc Guehi menunjukkan sikap terpuji di area mixed zone setelah pertandingan berakhir. Guehi menghampiri Lionel Messi yang sedang melayani wawancara dengan stasiun televisi Argentina. Pemain Crystal Palace itu memberikan ucapan dalam bahasa Spanyol, "Semoga sukses di pertandingan final."
Lionel Messi langsung menghentikan jawaban wawancaranya demi merespons sikap ramah sang rival. Kapten La Albiceleste itu membalas ucapan Guehi dengan singkat. Messi menjawab, "Terima kasih, sampai jumpa." Video momen hangat tersebut kini menjadi viral di media sosial.
Kritik Taktik Thomas Tuchel
Inggris sebenarnya unggul lebih dulu lewat gol Anthony Gordon pada menit ke-55. Namun taktik bertahan Thomas Tuchel membuat Argentina menguasai penuh sisa pertandingan. Inggris tercatat hanya memegang 12% penguasaan bola setelah gol Gordon hingga Lautaro Martinez mencetak gol kemenangan.
Marc Guehi menyesali keputusan tim yang memilih bertahan total setelah unggul satu gol. Kegagalan ini membuat posisi pelatih Thomas Tuchel mendapat gelombang kritik keras dari publik Inggris. Meski demikian, Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) menegaskan tetap memberikan dukungan penuh kepada pelatih asal Jerman tersebut.
Apakah Thomas Tuchel mampu membangkitkan mentalitas juara skuat Tiga Singa setelah kekalahan menyakitkan ini? Publik kini menanti evaluasi besar dari manajemen FA. Mampukah Argentina mengawinkan gelar ini di laga final nanti?